Karen J Pine, seorang profesor di bidang psikologi dari University of Hertfordshire, Inggris menyatakan : “Warna kuning diyakini sebagai warna kebahagian dan mewakili optimisme, kehangatan, dan harapan”. Selanjutnya Pine menjelaskan, sebagai contoh tim kerja yang menangani kondisi keadaan darurat dan pasukan penyelamat umumnya memilih mengenakan warna kuning. Sebab seragam yang berwarna kuning tidak hanya mempermudah penglihatan saat bekerja, namun juga untuk mempompa semangat agar tetap selalu optimis. Warna optimis bisa mempengaruhi mood Anda agar lebih ceria menghadapi aktifitas.
Dalam ilmu psikologi, sebuah warna memiliki pengertian yang berbeda. Sebab menurut ilmu ini setiap warna diyakini akan dapat mempunyai pengaruh kuat terhadap manusia. Bahkan konon, karakter seseorang dapat “dibaca” melalui warna pilihannya. Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda, tentang kaitan sebuah warna dengan suasana hati seseorang.
Arti Warna Optimis
Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna kuning akan menjadikan seseorang merasa bahagia, ceria, dan senang. Pada penelitian tersebut, orang-orang dewasa merasa bahagia ketika disajikan benda-benda berwarna kuning. Para ahli juga menyatakan, berbagai macam perasaan yang positif pun direpresentasikan oleh warna kuning.
Warna kuning yang menjadi warna optimis karena kecerahan yang ditimbulkannya, tapi juga tidak menjadikannya warna yang menimbulkan kesan panas. Warna optimis seperti layaknya sinar matahari yang menyinari bumi sehingga setiap makhluk hidup mampu berkembang dengan baik jika terkena rembesan cahaya matahari. Cahaya matahari sendiri terkadang berwarna oranye dan menimbulkan kesan indah di langit, sama halnya dengan warna optimis.