Demi mensukseskan kota Santri di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan dan demi kebersamaan, Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Kabupaten Ogan Ilir, Ibnu Hardi, S Sos, Mm menerapkan seluruh Pol PP wanita agar menggunakan hijab atau jilbab.

“Bukan diwajibkan, ini kita sarankan, agar bisa membedakan mana anggota Pol PP wanita dan laki-laki. Kadang kalau kita lihat dari belakang sulit membedakan mana wanita dan laki-laki. Nah, dengan berhijab ini kita bisa membedakannya,” tuturnya seperti dikutip DetikSumsel.com, Senin (20/4) kemarin.

Tak hanya itu, katanya hijab ini sendiri dari dulu sudah diharuskan dalam islam. “Jadi tidak salah kan, Islam saja menganjurkan,” ungkap Kasat yang memiliki badan kekar ini.

Wanita Pol PP berhijab ini, disambut anggota Pol PP wanita dengan antusias. Tanpa, semua wanita Pol PP yang berjumlah lebih kurang 20 ini kompak menggunakan hijab. “Ya senang kak, lebih nyaman, dan terlihat lebih rapi,” ujar Tati sembari tersenyum dan bersyukur memiliki Kasat yang memiliki pemikiran dan terobosan yang baik.

Hal senada juga dilontarkan Tati, Sip menurutnya, menggunakan hijab bisa menghilangkan kesan anak nakal dan terkesan anggun. “Insyaalah ka, bisa bertahan hingga akhir hanyat. Sangat nyaman sekali ka, makai hijab ini,” imbuhnya.

Terpisah Sawir, Pol PP laki-laki menyuport penuh program yang dilakukan Kasat dalam hal wanita berhijab ini. “Yang pasti kita dukung pak, ini terobosan yang sangat baik. Apalagi, kota kita kan disebut-sebut kota santri, jadi sangat pas sekali,” singkatnya sembari berlalu. (Baca: Inilah Sosok Presenter Wanita Berhijab Pertama Di Amerika)

Sumber Detiksumsel.com