Mencuci rambut mungkin terdengar sepele bagi sebagian orang. Namun, pertanyaannya adalah kenapa rambut harus selalu dicuci atau kenapa kita perlu keramas rambut kepala?

Menurut sebuah penelitian, kelenjar sebaceous yang terdapat pada kulit kepala secara alami akan menghasilkan sebuah sebum yang terakumulasi dari hari ke hari di tengkorak dan juga rambut. Dan untuk mempertahankan tingkat produksi dari sebum tersebut secara lebih optimal, maka mencuci rambut kepala atau keramas wajib hukumnya untuk dilakukan.

Produk-produk sabun pencuci rambut atau sampo pada umumnya memiliki kandungan campuran surfaktan yang dapat membersihkan kulit kepala dan rambut dari kotoran ketika telah dibilas dengan air.

Namun, menurut Vanessa Giani, Kepala Pusat Pelatihan Jean-Louis Davit, Jarang atau tidak pernah mencuci rambut sangatlah tidak baik, begitu juga mencuci rambut terlalu sering juga dapat menyebabkan risiko dehidrasi yang disertai dengan rasa gatal pada kulit kepala.

Walaupun banyak sekali yang mengatakan dengan keramas atau mencuci rambut dapat membuat rambut dan kulit kepala bersih dari kotoran. Namun kandungan yang terdapat pada sampo akan membuat masalah baru terutama bagi mereka yang memiliki rambut yang tipis.

Jadi seberapa seringkah seseorang harus mencuci rambutnya? Hal ini tergantung pada jenis rambut masing-masing. Asal tidak terlalu jarang atau tidak terlalu sering melakukannya. Walaupun melakukan keramas atau mencuci rambut itu mudah, dengan shampo yg kita suka juga, tapi penting kita ketahui juga bagaimana cara cuci rambut yg benar dan bisa membuat rambut lebih sehat.

Mencuci Rambut

Berikut langkah-langkah mencuci rambut yg benar:

Menyisir Rambut
Usahakan untuk selalu menyisir rambut sebelum keramas agar rambut gak dalam keadaan kusut saat dicuci. Rambut yg basah lebih rapuh daripada saat kering. Karena itu rambut yg kusut bisa berpotensi patah dan rontok saat dicuci.

Bilas dengan Air
Bilas rambut Kamu terlebih dahulu dengan air tanpa shampo. Hal ini bertujuan untuk membilas debu, kotoran dan minyak berlebih yg menempel di rambut sehingga saat selesai keramas, rambut Kamu bisa lebih bersih tuntas.

Tuangkan Shampo di Tangan
Saat akan menggunakan shampo, letakkan shampo di telapak tangan sesuai kebutuhan. Jangan biasakan untuk mengaplikasikan shampo langsung ke rambut. Cara tersebut bisa membuat Kamu terlalu banyak menggunakan shampo dan berisiko meninggalkan banyak sisanya di kepala.
Gunakan tangan untuk mengaplikasikan sampo di kepala secara merata.

Memijit Kulit Kepala
Keramas bukan hanya mencuci rambut dengan shampo semata. Pastikan Kamu juga memijat kulit kepala secara perlahan. Selain membersihkan kulit kepala dengan tuntas, hal ini juga berguna untuk melancarkan peredaran darah di kepala sehingga pertumbuhan rambut menjadi maksimal.

Cukup Sekali Memakai Shampo
Gak perlu mengulangi pemakaian shampo. Pemakaian shampo secara berlebihan hanya akan mengurangi kelembapan alami rambut Kamu.

Gunakan Shampo Secukupnya
Mengaplikasikan shampo idealnya hanya di kulit kepala aja, gak perlu mengoleskannya ke seluruh permukaan rambut. Saat Kamu membasuhnya, shampo tersebut dengan sendirinya akan menyebar ke seluruh bagian rambut.

Memakai Pelembab di Rambut
Kebalikan dari memakai shampo, kalo Kamu ingin memakai pelembap (conditioner) jangan memakainya di kulit kepala. Pakailah pelembap di ujung rambut aja. Memakai pelembap di kulit kepala hanya akan membuat rambut Kamu terlihat berminyak dan timbulnya ketombe.

Bersihkan Rambut
Bilas rambut dengan seksama, pastikan jangan ada bekas sabun dan pelembab yg tersisa. Sisa shampo atau pelembap di rambut bisa menyebabkan iritasi, gatal, serta memicu timbulnya ketombe.

Mengeringkan Rambut
Usai keramas jangan mengeringkan rambut dengan menggosokan rambut dengan handuk. Cukup lapisi kepala Kamu dengan rambut, tepuk-tepuk secara perlahan agar airnya terserap ke handuk. Menggosok rambut yg rapuh saat basah hanya akan menyebabkan kerontokan, rambut patah, serta merusak lapisan rambut yg bisa membuat rambut lebih kusam