Barack Obama, Presiden Amerika Serikat (AS) mengagumi seorang wanita berhijab yang berhasil mengalahkannya. Bahkan, sosok wanita ini telah menjadi simbol muslimah di AS yang memiliki keteguhan hati dalam menjalankan perintah agama (Islam). Ya, dia adalah Bilqis Abdul-Qaadir pemain basket profesional di AS.
Gadis kelahiran 11 November 1990 di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat ini sudah bermain basket sejak usia 4 tahun, dan sudah banyak bermain di berbagai kelab dan komunitas basket di Amerika. Ia bermain di kelab basket Universitas Memphis selama 3 tahun, dan 1 tahun di Indiana State University.
Berbagai penghargaan pun telah disabet bungsu dari delapan bersaudara ini, antara lain 2009 Massachusetts Gatorade Player of the Year, Western Massachusetts Player of the Year, Boston Globe All-Dream Team, Massachusetts Scoring Record dan ESPN High School National Honor Roll. “Saya menerima banyak penghargaan. Yang terbesar dan terbaru dinobatkan sebagai Newcomer of the Year untuk konferensi Missouri Valley 2013-2014,” ucap Bilqis seperti dikutip merdeka.com (20/4).
Pada Ramadhan 2009 lalu, Bilqis diundang berbuka puasa bersama di Gedung Putih oleh Presiden AS Barack Obama. Obama menyebut Bilqis merupakan sosok inspiratif karena telah menjadi siswa teladan dan juga seorang atlet basket wanita. Obama juga menyebut bahwa sosok Bilqis tidak hanya menginspirasi para muslimah melainkan inspirasi bagi siapa pun di dunia ini.
Kala itu, Obama berkelakar bahwa dirinya sangat ingin bermain basket one on one dengan Bilqis. Keinginan Obama pun terwujud pada 6 April 2015 di Gedung Putih, Washington DC, AS. Bilqis pun mengalahkan Obama dalam pertandingan tersebut. “Bilqis dan saya ada urusan penting,” kata Bilqis menirukan ucapan Obama saat itu.
“Semula Obama meminta saya bermain basket dengannya tahun 2009 lalu, kemudian saya mengingatkan beliau dan terjadilah momen itu,” ujar Bilqis. Obama pun menyebut Bilqis sebagai juara basket sejati. “Dia juaranya,” kata Obama.
“Bermain basket dengan Presiden Obama adalah kesempatan sekali seumur hidup. Obama adalah sosok yang penuh belas kasih dan peduli pada semua orang. Jika dia bisa merubah pandangan Amerika terhadap muslim, dia akan lakukan itu, dan Obama pun mendukung perjalanan karir saya di dunia basket dengan berhijab 100%,” tutup Bilqis.
Hijab Bukan Penghalang
Bilqis mengakui, hijab bukan penghalang baginya untuk berprestasi di dunia basket. “Hijab sama sekali bukan halangan bagi saya. Saya sangat nyaman mengenakan hijab, dan saya tidak bisa membayangkan bermain basket tanpa berhijab. Saat pertama kali saya berhijab semasa SMA, saya sudah berkomitmen untuk terus mengenakannya,” kata Bilqis
Namun, menurut Bilqis hambatan satu-satunya hanya datang dari FIBA, Federasi Bola Basket Internasional. Selain dirinya terdapat beberapa pebasket wanita yang berhijab. “Ada pemain basket di Qatar yang berjilbab bermain untuk Tim Qatar. Satu lagi seorang pemain basket wanita keturunan Amerika-Bosnia, namanya Indira Kaljo yang baru-baru ini bergabung dengan saya melawan (kebijakan) FIBA,” tutur Bilqis. (Baca: Inilah Sosok Presenter Wanita Berhijab Pertama Di Amerika)