Cut Nyak Dien dilahirkan dari keluarga bangsawan yang taat beragama di Aceh Besar, wilayah VI Mukim pada tahun 1848. Ayahnya bernama Teuku Nanta Seutia, seorang hulubalang VIMukim, yang juga merupakan keturunan Datuk Makhudum Sati, perantau dari Minangkabau. Datuk Makhudum Sati mungkin datang ke Aceh pada abad ke 18 ketika kesultanan Aceh diperintah oleh Sultan Jamalul Badrul Munir.
Oleh sebab itu, Ayah dari Cut Nyak Dien merupakan keturunan Minangkabau. Ibu Cut Nyak Dien berjilbab adalah putri uleebalang Lampagar. Setelah wilayah VI Mukim diserang, ia mengungsi, sementara suaminya Ibrahim Lamnga bertempur melawan Belanda. Ibrahim Lamnga tewas di Gle Tarum pada tanggal 29 Juni 1878 yang menyebabkan Cut Nyak Dhien sangat marah dan bersumpah hendak menghancurkan Belanda.
Cut Nyak Dien Berjilbab
Namun ada fakta yang menarik mengenai sosok cut nyak dien, bahwa foto pahlawan wanita yang selama ini kita lihat itu merupakan suatu kebohongan. Karena sebenarnya Cut nyak dien berjilbab adalah seorang muslim yang taat dan mengenakan hijab pada masanya. sebuah laman Facebook dengan nama akun “Seuramoe Mekkah”, yang menampilkan foto pahlawan perempuan asal serambi mekah (Aceh) itu dengan mengenakan jilbab (hijab panjang).
Melalui sebuah akunnya tersebut, dia menyatakan bahwa pemerintah sekulerlah yang menyesatkan sejarah di kota Aceh tersebut. Menurut dia, tujuannya tak lain adalah ingin menyesatkan generasi-generasi muda-mudi Aceh.“Jahatnya skenario kelompok penjajah, terus-menerus ditanamkan pada anak-anak bangsa Aceh, sehingga sejarah pun (telah) diplintir dan disajikan dengan bahasa-bahasa yang manis “} tutur “Seuramoe Mekkah”.
Dia juga menambahkan bahwa pemerintahan sekuler sangat alergi terhadap Islam yang benar, terbukti foto seorang muslimah telah diubah menjadi foto wanita yang terbuka auratnya. Sekalipun itu adalah seorang pahlawan nasional. Dia menambahkan bahwa dalam mata pelajaran sejarah, Banyak sekali pahlawan perempuan asal Aceh ini yang telah digambarkan mengenakan sanggul, seperti misal Cut Meutia, Cut Nyak Dien, dan juga Laksamana Malahayati.
Foto-foto dan ulasan mengenai Cut Nyak Dien berjilbab beredar di media massa mainstream maupun di media sosial.
Comments (2)
sip
hoax, sebegitu gigihnya kaum gedibal onta yang sok kearab-araban bahkan sok keislam-islaman sampai membuat propaganda palsu yang menjijikan ini bahkan menuduh pembohongan dan penyesatan sejarah padahal dia sendiri juga melakukan pembohongan dan penyesatan sejarah seperti ini karena terbukti ternyata wanita berjilbab dalam foto tersebut istri panglima polim bukan cut nyak dien