Yoyahijab.com – Menutup aurat menjadi kewajiban bagi setiap wanita muslim. Namun masih banyak yang enggan memakai hijab karena alasan belum siap, panas, ribet dan lainnya. Berbagai gejolak pertentangan pasti muncul di hatinya ketika memikirkan masalah hijab.

Hati yang masih belum tertata dan belum suci untuk menggunakan hijab kerap menjadi alasan. Padahal hijab bukan semata-mata menjadi lambing kesempurnaan akhlak maupun hati seorang wanita, melainkan sebuah kewajiban.

Jika tidak ingin memakai hijab syar’i itu tidak menjadi masalah, paling tidak masih ada kemauan untuk mencoba menjadi lebih baik dan memenuhi kewajiban sebagai wanita. Sadar atau tidak sadar dengan memakai hijab, seorang wanita pasti merasakan perubahan dalam hatinya. Sehingga hijab itu membawa kebaikan dalam diri seorang wanita.

Membuat hati lebih tenang, tentram, perasaan ikhlas dan terjaga.

Memenuhu perintah Allah dengan mengenakan hijab pasti akan mampu membuka hati, sehingga terasa lebih damai dan terasa dekat dengan Allah. Jangan menunggu kesempurnaan hati untuk memakai hijab, namun buatlah hati menjadi lebih sempurna dengan hijab seiring memakainya.

Menumbuhkan perasaan malu dan melatih diri menjadi lebih baik.

Memakai hijab juga melatih rasa malu, karena hijab yang menutup aurat menjadikan hati seorang wanita terlatih untuk tidak memakai pakaian terbuka dihadapan laki-laki. Malu terhadap Allah apabila tidak menjalankan Solat lima waktu, karena sadar akan hijabnya maka seorang wanita akan berusaha menunaikan semua kewajiban tersebut.

Menjadikan pribadi yang sabar dan jauh dari pikiran negative.

Hijab mampu memberikan pengaruh terhadap pikiran dan pribadi seorang wanita. Karena hati yang merasa tenang dan nyaman dengan keadaan yang baru akan membuat seseorang berusaha meningkatkannya lagi. Itu semua akan berdampak pada pikiran, hati dan tingkah laku.